TNI-Polri Turun Tangan, Bersama Warga Bangkit dari Puing Gempa Flores-Nagekeo
Nagekeo — Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan jajaran TNI-Polri di Kabupaten Nagekeo. Di tengah sisa-sisa kerusakan akibat gempa bumi Flores-Nagekeo, Wakapolres Nagekeo KOMPOL Made Mudana bersama seluruh anggota Polres Nagekeo bersinergi dengan anggota Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 834/Walanga Mere turun langsung membantu masyarakat membersihkan puing-puing sisa gempa di rumah warga.
Dengan menggunakan peralatan sederhana maupun perlengkapan pendukung lainnya, personel TNI-Polri bergotong royong mengangkat material bangunan yang roboh, membersihkan halaman dan bagian rumah yang terdampak, serta membantu warga menata kembali lingkungan tempat tinggal mereka.
Kehadiran aparat di tengah masyarakat bukan sekadar membersihkan puing-puing bangunan, tetapi menjadi simbol bahwa TNI-Polri hadir bersama rakyat dalam setiap situasi, terlebih saat masyarakat menghadapi masa sulit akibat bencana.
Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H., melalui Wakapolres Nagekeo KOMPOL Made Mudana, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian dan tanggung jawab TNI-Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
«“Kami bersama seluruh anggota Polres Nagekeo bersinergi dengan rekan-rekan TNI dari Yonif TP 834/Walanga Mere untuk membantu masyarakat membersihkan puing-puing sisa gempa. Ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran TNI-Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak menghadapi situasi sulit ini sendirian,” ujar KOMPOL Made Mudana.»
Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kekuatan penting dalam proses pemulihan pascabencana. TNI-Polri akan terus berupaya memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memberikan semangat kepada warga untuk kembali bangkit dan menata kehidupan mereka setelah bencana. Sinergitas TNI-Polri dan masyarakat harus terus dijaga karena bersama-sama kita bisa melewati masa sulit ini,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu warga terdampak, Muhamad Faisal Amir, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian dan bantuan yang diberikan TNI-Polri.
«“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI dan Polri yang sudah datang membantu kami. Kehadiran bapak-bapak TNI-Polri sangat berarti bagi kami, terutama dalam membersihkan puing-puing rumah akibat gempa. Kami merasa tidak sendiri menghadapi musibah ini,” ungkapnya.»
Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya personel TNI-Polri yang secara langsung turun tangan membantu membersihkan rumah warga.
Kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata kuatnya semangat gotong royong, kebersamaan dan kemanusiaan di tengah masyarakat Nagekeo. Di antara puing-puing bangunan yang tersisa, hadir tangan-tangan TNI-Polri yang bekerja tanpa mengenal lelah, membawa satu pesan sederhana namun bermakna:
“Di tengah bencana, TNI-Polri tetap bersama rakyat. Dari puing-puing, Nagekeo perlahan bangkit kembali.”

Tidak ada komentar:
Write comment