Polri Hadir di Tengah Pengungsi, Nonton Bersama Jadi Ruang Pulihkan Semangat Pasca Gempa Flores
Nagekeo, NTT — Di tengah suasana pascabencana gempa Flores yang masih menyisakan kecemasan dan kejenuhan bagi masyarakat terdampak, Polres Nagekeo kembali menunjukkan kepeduliannya melalui kegiatan sederhana namun penuh makna.
Jumat (28/8/2026) malam, personel Polres Nagekeo menggelar kegiatan menonton televisi bersama para pengungsi di Posko Utama Pengungsian Polri untuk Masyarakat yang berada di sekitar halaman Polsek Aesesa, Polres Nagekeo.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.30 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Nagekeo AKP Lukas Bao Lile, didampingi Kasat Binmas, Kapolsek Aesesa serta sejumlah personel Polres Nagekeo.
Sekitar 10 orang dewasa dan 20 anak-anak berusia 5 hingga 14 tahun turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Film pendidikan dan hiburan yang positif, edukatif serta menghibur menjadi pilihan untuk menemani para pengungsi melewati malam di tengah kondisi yang masih penuh keterbatasan.
Bagi Polres Nagekeo, kegiatan tersebut bukan sekadar menonton televisi bersama. Di balik suasana santai dan tawa anak-anak, terselip sebuah upaya untuk menghadirkan ruang aman bagi masyarakat agar sejenak melupakan rasa cemas, gelisah dan jenuh akibat bencana yang mereka alami.
Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H. mengatakan, kehadiran personel Polri di lokasi pengungsian harus mampu menyentuh kebutuhan masyarakat secara menyeluruh, termasuk kebutuhan akan rasa aman, ketenangan dan dukungan moril.
«“Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga untuk memastikan masyarakat yang terdampak bencana tidak merasa sendirian. Dalam situasi seperti ini, perhatian kecil, kebersamaan dan kehadiran di tengah mereka memiliki arti yang sangat besar,” ujar Kapolres Nagekeo.»
Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga membutuhkan perhatian terhadap kondisi psikologis masyarakat, terutama anak-anak yang masih berada dalam suasana pengungsian.
«“Kami ingin anak-anak tetap bisa tersenyum, bermain dan merasakan suasana yang menyenangkan meskipun mereka sedang berada di pengungsian. Semoga kegiatan sederhana seperti ini dapat membantu mengurangi rasa takut dan kejenuhan, sekaligus membangkitkan kembali semangat mereka,” lanjutnya.»
Dalam kesempatan tersebut, Kabag Ops Polres Nagekeo AKP Lukas Bao Lile juga menyampaikan penguatan kepada para pengungsi. Ia menegaskan bahwa Polres Nagekeo akan terus hadir dan mendampingi masyarakat selama masa pemulihan pascabencana.
“Kami hadir di tengah Bapak/Ibu dan anak-anak sekalian bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, melainkan juga untuk berbagi rasa dan menghibur. Semoga kegiatan menonton bersama ini dapat sedikit menghilangkan rasa lelah, cemas dan beban hati pasca gempa. Tetaplah tabah dan bersemangat. Kami dari Polres Nagekeo akan selalu hadir mendampingi serta membantu kebutuhan Bapak/Ibu sekalian sampai keadaan pulih kembali. Mari kita saling menguatkan dan berdoa agar semuanya senantiasa dilindungi Tuhan Yang Maha Esa,” ungkapnya.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Anak-anak tampak antusias menyaksikan tayangan yang disuguhkan, sementara para orang tua menikmati kebersamaan bersama personel Polri dan sesama pengungsi.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 23.00 WITA. Selama berlangsung, situasi di lokasi pengungsian terpantau aman, tertib dan kondusif.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Nagekeo kembali menegaskan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat dalam melewati masa-masa sulit.
Di tengah keterbatasan akibat bencana, kebersamaan menjadi kekuatan. Sebuah layar televisi, tontonan sederhana dan kehadiran anggota Polri mampu menjadi ruang untuk menghadirkan kembali senyum, menguatkan hati dan menumbuhkan harapan bagi para pengungsi.
Polri Untuk Masyarakat.

Tidak ada komentar:
Write comment