-->

Selasa, 13 Januari 2026

Polres Nagekeo Monitoring Masa Tanam Jagung Program Kapolda NTT di Desa Anakoli

 

Polres Nagekeo Monitoring Masa Tanam Jagung Program Kapolda NTT di Desa Anakoli



Nagekeo – Polres Nagekeo melaksanakan kegiatan monitoring dan pemantauan masa pertumbuhan tanaman jagung pada lahan Program Kapolda NTT “NTT Lumbung Jagung Nasional” seluas 51 hektare yang berlokasi di Desa Anakoli, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo, Selasa (13/1/2026).


Kegiatan monitoring dilaksanakan mulai pukul 10.00 WITA hingga 12.30 WITA dan difokuskan pada lahan milik Kelompok Tani Pioner. Tanaman jagung yang ditanam sejak tanggal 16 Desember 2025 tersebut saat ini telah berumur kurang lebih 28 hari dan menunjukkan pertumbuhan yang normal.


Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H. melalui Wakapolres Nagekeo KOMPOL Made Mudana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Nagekeo.


“Polres Nagekeo terus berkomitmen mendukung Program Kapolda NTT NTT Lumbung Jagung Nasional dengan melakukan pendampingan dan pengawasan secara langsung di lapangan. Monitoring ini penting untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan baik hingga masa panen,” ujar KOMPOL Made Mudana.


Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Nagekeo bersama Kabag SDM Polres Nagekeo dan tim turut memberikan himbauan serta motivasi kepada para petani agar terus melakukan perawatan dan pengawasan tanaman jagung secara optimal. Ia juga menekankan pentingnya pengendalian hama sejak dini agar hasil panen dapat maksimal.


“Kami juga mengingatkan agar pada saat panen nanti, kadar air jagung dapat memenuhi standar Bulog yakni 14 persen, sehingga hasil panen dapat diserap dengan harga yang baik,” tambahnya.


Lebih lanjut disampaikan, pihak Polres Nagekeo akan menindaklanjuti keluhan petani terkait belum tersedianya obat anti hama tahap pertama dengan berkoordinasi bersama Dinas Pertanian dan Kepala BPP Kecamatan Wolowae.


Pemilik lahan, Bapak Arnoldus Nggolut, yang tergabung dalam Kelompok Tani Pioner dengan luas lahan 1,25 hektare, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pendampingan serta perhatian dari Polres Nagekeo. Ia berharap tanaman jagung dapat menghasilkan panen maksimal dengan estimasi 6 ton per hektare dan siap menjual hasil panen ke Bulog Kabupaten Nagekeo.


Kegiatan monitoring ini turut dihadiri oleh Wakapolres Nagekeo, Kabag SDM Polres Nagekeo AKP Imanuel Lado, S.T., Staf Bag SDM BRIPDA Grandy Gerarld Daud, Bakomsus Pertanian BRIPDA Edelbertus Dhalu, Kepala BPP Kecamatan Wolowae serta anggota Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).


Polres Nagekeo berencana melanjutkan koordinasi dengan Dinas Pertanian dan para penyuluh pertanian guna memastikan ketersediaan obat anti hama serta melakukan pemantauan berkelanjutan terhadap lahan CPCL, aspirasi dan reguler.

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Latest News

Back to Top