Polres Nagekeo Distribusikan Obat Anti Hama untuk Dukung Program Kapolda NTT “NTT Lumbung Jagung Nasional”
Dalam rangka mendukung dan menyukseskan Program Kapolda NTT “NTT Lumbung Jagung Nasional”, Polres Nagekeo melalui Bagian Sumber Daya Manusia (Bag. SDM) melaksanakan kegiatan penerimaan dan pendistribusian obat anti hama untuk lahan jagung seluas 51 hektare yang berlokasi di Desa Anakoli, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo, Rabu (14/1/2026).
Kegiatan diawali dengan pengkondisian dan penerimaan obat anti hama oleh Kabag SDM Polres Nagekeo AKP Imanuel Lado, S.T. di Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo.
Selanjutnya, obat anti hama berupa Fenite sebanyak 10 botol dan Siklon sebanyak 7 bungkus tersebut didistribusikan kepada dua pemilik lahan yakni dari Poktan Mona Noa atas nama Bapak Gaspar Guka dan Poktan Pioner atas nama Bapak Arnoldus Nggolut yang mana keduanya tergabung dalam program pertanian unggulan Polda NTT.
Adapun pendistribusian obat anti hama tersebut dilakukan secara langsung oleh Kabag SDM Polres Nagekeo bersama staf Bag SDM dan anggota Bakomsus Pertanian bertempat di lokasi lahan jagung di Desa Anakoli Kecamatan Wolowae Kabupaten Nagekeo.
Selain melakukan pendistribusian obat hama, Kabag SDM bersama anggota Bakomsus Pertanian juga memberikan penjelasan terkait tata cara penggunaan obat anti hama agar penyemprotan dilakukan secara tepat sasaran, sehingga tanaman jagung dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang maksimal.
Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H. melalui Kabag SDM AKP Imanuel Lado, S.T. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Nagekeo.
“Polres Nagekeo berkomitmen mendukung penuh Program Kapolda NTT ‘NTT Lumbung Jagung Nasional’. Pendistribusian obat anti hama ini diharapkan dapat membantu petani dalam mengendalikan serangan hama, sehingga produktivitas jagung meningkat dan kesejahteraan petani dapat terwujud,” ujar AKP Imanuel Lado.
Lebih lanjut disampaikan, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan kelompok tani menjadi kunci keberhasilan program pertanian berkelanjutan di wilayah NTT.
Kedua petani penerima bantuan mengucapkan terima kasih kepada Polres Nagekeo atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Mereka berencana melaksanakan penyemprotan pada sore hari sekitar pukul 16.00 hingga 17.00 Wita, menyesuaikan waktu aktif hama agar obat dapat bekerja secara maksimal.

Tidak ada komentar:
Write comment