Menembus Pedalaman Pasca Gempa, Kapolda NTT melalui Polres Nagekeo Hadir Bawa Bantuan dan Harapan untuk Warga Kampung Bajo
NAGEKEO — Di tengah keterbatasan dan kondisi pascabencana gempa bumi tektonik, masyarakat Kampung Bajo, RT 007/RW 00, Desa Podenura, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, akhirnya mendapat perhatian dan bantuan kemanusiaan dari Kepolisian Resor Nagekeo.
Pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 13.00 WITA, jajaran Polres Nagekeo mendistribusikan bantuan kemanusiaan logistik Polri kepada 40 warga terdampak bencana gempa bumi di wilayah tersebut.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut atas perintah Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., setelah menerima informasi bahwa masyarakat Kampung Bajo, Desa Podenura, belum mendapatkan bantuan pascabencana.
Bantuan kemudian didistribusikan oleh jajaran Polres Nagekeo yang dipimpin Kasat Lantas Polres Nagekeo IPTU I Nyoman Buddha Tenaya, didampingi Kapolsek Nangaroro IPTU Yeskiel F. Nodu, KBO Sat Lantas Polres Nagekeo IPTU Indra Rauf, serta personel Polres Nagekeo.
Bantuan secara simbolis diserahkan kepada masyarakat terdampak dan diterima oleh Ketua RT 007, Bapak Sejulius Jawa.
Adapun bantuan yang disalurkan terdiri dari 80 buah selimut, 16 dus air mineral, 32 dus mi instan, 12 kilogram abon, 1 karung gula, 2 dus sarden Niso, 3 dus minyak goreng, 354 buah pampers, 40 pak beras kemasan 5 kilogram, serta 5 koli pakaian.
Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas Polres Nagekeo IPTU I Nyoman Buddha Tenaya, didampingi Kapolsek Nangaroro IPTU Yeskiel F. Nodu, mengatakan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat terdampak bencana merupakan bentuk kepedulian dan empati terhadap warga yang sedang menghadapi masa sulit.
«“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan empati Polri kepada masyarakat yang terdampak bencana, khususnya masyarakat di daerah pedalaman. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban warga dan memenuhi kebutuhan mereka selama masa pemulihan pascabencana,” ujar IPTU I Nyoman Buddha Tenaya.»
Ia menambahkan, Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan, terlebih dalam situasi darurat akibat bencana.
«“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Polri hadir bersama masyarakat, mendengarkan kebutuhan mereka dan berupaya memberikan bantuan sesuai kemampuan yang ada. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi warga untuk bangkit kembali setelah bencana,” lanjutnya.»
Sementara itu, Kapolsek Nangaroro IPTU Yeskiel F. Nodu menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Kehadiran personel Polri secara langsung di tengah warga diharapkan dapat membangun rasa kebersamaan serta memperkuat kemitraan dalam menghadapi berbagai situasi, termasuk bencana alam.
Masyarakat Kampung Bajo pun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolda NTT, Kapolres Nagekeo, serta seluruh jajaran Polri yang telah memberikan bantuan.
Bagi warga yang tengah menghadapi dampak bencana, bantuan tersebut bukan sekadar paket kebutuhan pokok. Kehadiran personel Polri di tengah mereka menjadi pesan bahwa di tengah keterbatasan dan kesulitan, masih ada kepedulian dan tangan yang datang untuk membantu.
Kegiatan penyerahan dan pendistribusian bantuan selesai sekitar pukul 15.30 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Tidak ada komentar:
Write comment