-->

Minggu, 16 Agustus 2026

Ketua Bhayangkari Cabang Nagekeo Hadir Berikan Trauma Healing kepada Anak-Anak Terdampak Gempa

 

Ketua Bhayangkari Cabang Nagekeo Hadir Berikan Trauma Healing kepada Anak-Anak Terdampak Gempa

Mbay, Nagekeo, NTT — Kepedulian terhadap warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Nagekeo terus ditunjukkan jajaran Polres Nagekeo bersama Bhayangkari. Salah satu bentuk kepedulian tersebut diwujudkan melalui kegiatan trauma healing bagi anak-anak yang dilaksanakan di Posko Utama Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi, Lapangan Berdikari, Danga, Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Nagekeo Kompol Made Mudana dan Kabag SDM Polres Nagekeo AKP Marcellinus Ola Sabon, bersama personel Polres Nagekeo serta pengurus Bhayangkari Cabang Nagekeo.

Perhatian khusus diberikan kepada anak-anak yang masih mengalami ketakutan dan kecemasan setelah merasakan langsung guncangan gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, khususnya Kabupaten Nagekeo.

Ketua Bhayangkari Cabang Nagekeo, Ny. Herma Rachmat, hadir langsung dan mengambil bagian dalam kegiatan trauma healing tersebut. Dengan pendekatan yang ramah, penuh kasih dan persaudaraan, Ny. Herma Rachmat berinteraksi bersama anak-anak untuk membantu mengurangi rasa takut serta mengembalikan keceriaan mereka pascabencana.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak untuk berinteraksi, bermain dan membangun suasana kebersamaan yang menyenangkan. Pendekatan tersebut dilakukan agar anak-anak tidak terus larut dalam rasa takut maupun kesedihan akibat pengalaman gempa bumi.

Ny. Herma Rachmat juga memberikan motivasi kepada anak-anak agar tetap berani, semangat dan tidak merasa sendirian dalam menghadapi situasi pascabencana. Kehadiran Bhayangkari di tengah-tengah mereka diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menjadi dukungan emosional bagi anak-anak dan keluarga yang terdampak.

Sebelum kegiatan trauma healing, Kapolres Nagekeo bersama Ketua Bhayangkari Cabang Nagekeo turut memberikan imbauan secara persuasif kepada masyarakat untuk tetap tenang, saling menguatkan dan menjaga kebersamaan dalam menghadapi kondisi pascabencana.

Selain trauma healing, kegiatan juga diisi dengan terapi USEFT (Ultimate The Source Body, Mind & Soul Emotional Freedom Technique) yang dilaksanakan oleh personel Polres Nagekeo sebagai salah satu upaya membantu masyarakat mengelola tekanan emosional dan kondisi psikologis setelah mengalami bencana.

Kegiatan trauma healing kemudian dilanjutkan dengan suasana kebersamaan antara anak-anak, Bhayangkari dan personel Polres Nagekeo. Senyum dan keceriaan anak-anak menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut, sekaligus menjadi simbol bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut kebutuhan fisik, tetapi juga kondisi mental dan psikologis masyarakat.

Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi melalui kegiatan tersebut menegaskan bahwa Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam memberikan rasa aman, tetapi juga memberikan dukungan kemanusiaan kepada warga yang terdampak bencana.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 18.00 WITA dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib serta kondusif.

Kehadiran Ny. Herma Rachmat bersama jajaran Bhayangkari di tengah anak-anak terdampak gempa menjadi wujud nyata kepedulian dan kasih sayang, bahwa di tengah situasi sulit sekalipun, masyarakat Nagekeo tidak berjalan sendiri.

Polri, Polda NTT — Penuh Kasih.

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Latest News

Back to Top