-->

Minggu, 23 Agustus 2026

Dari Tangan Polri untuk Warga Terdampak Gempa: Air Bersih dan Sembako Tersalurkan di Nggolonio-Nagekeo

Dari Tangan Polri untuk Warga Terdampak Gempa: Air Bersih dan Sembako Tersalurkan di Nggolonio-Nagekeo


Nagekeo, NTT — Di tengah kondisi masyarakat yang masih berjuang bangkit setelah bencana gempa bumi berkekuatan 7,7 SR, kepedulian dan kehadiran Polri kembali dirasakan langsung oleh warga terdampak di Kabupaten Nagekeo.

Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Nagekeo KOMPOL Made Mudana, bersama anggota Sat Brimob Polda NTT, turun langsung membagikan air bersih siap minum kepada warga terdampak bencana di Posko Terpadu Desa Nggolonio, Dusun Perengatin, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Minggu (23/8/2026).

Air bersih tersebut disalurkan menggunakan Mobil Water Treatment Sat Brimob Polda NTT, yang mampu mengolah air menjadi air bersih siap minum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di lokasi pengungsian.

Kegiatan kemanusiaan ini merupakan bentuk kerja sama Polres Nagekeo bersama relawan Yayasan Ratu Pecinta Damai (RPD). Sebelumnya, para relawan RPD telah mendatangi Posko Terpadu Polsek Aesesa, Polres Nagekeo untuk meminta bantuan air bersih bagi masyarakat Desa Nggolonio yang terdampak bencana.

Menindaklanjuti permintaan tersebut, Polres Nagekeo bersama Sat Brimob Polda NTT bergerak cepat mendistribusikan air bersih kepada masyarakat.

Pembagian air bersih dilaksanakan di dua titik Posko Terpadu Desa Nggolonio, yakni di Dusun Perengatin dan Kampung Adat Nggolonio.

Selain air bersih siap minum, Kapolres Nagekeo bersama rombongan juga menyalurkan bantuan bencana gempa milik Kapolri yang disalurkan melalui Polres Nagekeo. Bantuan tersebut berupa sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga yang masih berada di lokasi pengungsian.

Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi mengatakan bahwa dalam situasi bencana, kebutuhan dasar masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Air bersih, menurutnya, merupakan kebutuhan yang sangat penting, terutama bagi warga yang masih bertahan di posko pengungsian.

«“Kami hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak bencana tidak merasa sendiri. Air bersih adalah kebutuhan dasar, sehingga kami berupaya memberikan bantuan secepat mungkin bersama Sat Brimob Polda NTT dan para relawan,” ujar Kapolres.»

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Ratu Pecinta Damai yang telah berkoordinasi dengan Polres Nagekeo sehingga kebutuhan air bersih masyarakat Desa Nggolonio dapat segera ditindaklanjuti.

«“Ini adalah bentuk sinergi dan kepedulian. Polri, Brimob, relawan dan seluruh elemen masyarakat harus bergandengan tangan membantu saudara-saudara kita yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana,” tambahnya.»

Suasana haru terlihat ketika warga menerima air bersih siap minum dan paket sembako. Bantuan tersebut dinilai sangat berarti bagi masyarakat yang masih membutuhkan berbagai kebutuhan pokok pascabencana.

Warga penerima bantuan menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Kapolda NTT, Kapolres Nagekeo, Sat Brimob Polda NTT, Polres Nagekeo serta para relawan yang telah hadir dan memberikan perhatian kepada mereka.

Bagi warga terdampak, air bersih yang datang bukan sekadar bantuan. Di tengah kesulitan dan ketidakpastian pascagempa, setiap tetes air menjadi simbol bahwa masih ada kepedulian, masih ada tangan yang membantu, dan masih ada harapan untuk bangkit.

Polri hadir untuk masyarakat. Dari setiap tetes air, tumbuh harapan; dari setiap kepedulian, lahir kekuatan untuk bangkit dari bencana.

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Latest News

Back to Top