Kapolres Nagekeo Perkuat Koordinasi Distribusi Hasil Panen Jagung
Nagekeo — Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H. menegaskan komitmennya dalam memastikan kelancaran distribusi hasil panen jagung di wilayah Kabupaten Nagekeo. Hal ini disampaikan dalam kegiatan koordinasi yang melibatkan berbagai pihak terkait disela kegiatan panen raya jagung di Desa Anakoli Kecamatan Wolowae Kabupaten Nagekeo, Rabu (15/04/2026).
Kapolres Nagekeo menyampaikan bahwa pihaknya terus membangun sinergi dengan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo, Kepala BPS Nagekeo, Kepala Gudang Bulog Mbay, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta petani pemilik lahan. Koordinasi ini dilakukan guna memastikan hasil panen dapat terserap dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi para petani.
“Persiapan distribusi hasil panen jagung harus dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Kami ingin memastikan tidak ada kendala di lapangan, baik dari sisi pendataan, penyimpanan, hingga penyaluran hasil panen,” ujar Kapolres.
Lebih lanjut dijelaskan, lahan penanaman jagung binaan Polres Nagekeo yang berada di Desa Anakoli memiliki luas sekitar 53 hektare. Dari lahan tersebut, estimasi hasil panen diperkirakan mencapai 4 ton hingga 5 ton per hektare.
Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara kepolisian, pemerintah daerah, serta para petani. Ke depan, diharapkan program pembinaan ini dapat terus meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami akan terus mendampingi para petani, mulai dari proses tanam hingga distribusi hasil panen. Ini adalah bentuk dukungan Polri terhadap ketahanan pangan di daerah,” tambahnya.
Dengan adanya koordinasi lintas sektor ini, diharapkan distribusi hasil panen jagung di Kabupaten Nagekeo dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.

Tidak ada komentar:
Write comment