-->

Selasa, 20 Januari 2026

Polres Nagekeo Monitoring Masa Tanam Jagung Program Kapolda NTT di Desa Anakoli.

 

Polres Nagekeo Monitoring Masa Tanam Jagung Program Kapolda NTT di Desa Anakoli.


Nagekeo – Polres Nagekeo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan pangan. Melalui Kabag SDM Polres Nagekeo, Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H. melaksanakan monitoring masa pertumbuhan tanaman jagung pada lahan Program Kapolda NTT NTT Lumbung Jagung Nasional di Desa Anakoli, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo, Selasa (20/01/2026).

Kegiatan monitoring yang berlangsung pukul 10.00 Wita hingga 12.15 Wita tersebut dilaksanakan pada lahan milik Bapak Stefanus Dhalu seluas kurang lebih 0,5 hektare, yang tergabung dalam Kelompok Tani Mona Noa. Tanaman jagung yang ditanam sejak 6 Desember 2025 kini telah berusia sekitar 1 bulan 2 minggu dan diperkirakan akan dipanen pada akhir Maret 2026.

Melalui Kabag SDM Polres Nagekeo AKP Imanuel Lado, S.T., Kapolres Nagekeo menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program pertanian ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Nagekeo.

“Kapolres Nagekeo menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam bidang keamanan, tetapi juga berperan aktif mendukung program pemerintah, khususnya di sektor pertanian. Monitoring ini dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan dengan baik serta mendengarkan langsung kendala yang dihadapi petani,” ujar AKP Imanuel Lado.

Berdasarkan hasil pemantauan, pertumbuhan tanaman jagung terpantau normal. Namun demikian, petani belum melakukan penyemprotan obat anti hama tahap pertama, sehingga berpotensi menimbulkan gangguan hama ulat. Menyikapi hal tersebut, Kapolres Nagekeo melalui Kabag SDM menyampaikan akan menindaklanjuti keluhan petani dengan melakukan koordinasi bersama Dinas Pertanian dan Kepala BPP Kecamatan Wolowae terkait ketersediaan obat anti hama.

Selain itu, Kapolres Nagekeo juga memberikan penekanan agar petani memperhatikan perawatan tanaman secara optimal, termasuk menjaga kadar air jagung saat panen agar sesuai standar Bulog yakni 14 persen, sehingga hasil panen dapat diserap Bulog Kabupaten Nagekeo dengan harga yang baik.

Pemilik lahan bersama Kelompok Tani Mona Noa menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas pendampingan dan perhatian dari Polres Nagekeo. Mereka berkomitmen untuk melakukan perawatan secara maksimal dengan target hasil panen mencapai sekitar 6 ton per hektare dan siap menjual hasil panen ke Bulog Kabupaten Nagekeo.

Kegiatan monitoring ini turut didampingi oleh Kepala BPP Kecamatan Wolowae dan anggota PPL, serta dihadiri oleh Kabag SDM Polres Nagekeo AKP Imanuel Lado, S.T., Kasat Tahti Polres Nagekeo Daniel Melkianus Tunu, dan Bakomsus Pertanian Polres Nagekeo Bripda Edelbertus Dhalu.

Polres Nagekeo memastikan kegiatan pendampingan dan pemantauan lahan jagung Program Kapolda NTT akan terus dilakukan secara berkesinambungan guna mendukung keberhasilan program NTT Lumbung Jagung Nasional di wilayah Kabupaten Nagekeo.

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Latest News

Back to Top