Turnamen Catur Bhayangkara ke-79 di Polres Nagekeo Memasuki Hari Kedua, Adu Strategi Kian Sengit.
Aesesa, 24 Juni 2025 — Turnamen Catur dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-79 di lingkungan Polres Nagekeo kembali digelar dengan penuh semangat kebersamaan dan kompetisi sehat. Memasuki hari kedua, pertandingan yang dilangsungkan di Aula Polsek Aesesa ini menyuguhkan pertarungan sengit antar personel dari berbagai satuan kerja.
Sebanyak sembilan pertandingan berlangsung hari ini dari tiga pot berbeda, di mana para pecatur unjuk kecerdikan dan ketenangan dalam mengolah strategi di atas papan 64 kotak. Atmosfer kompetisi semakin memanas, tak hanya karena gengsi antar satuan, tetapi juga karena semakin dekatnya babak final.
Ketua Panitia Turnamen Catur, IPTU Leonardo Marpaung, S.H., yang juga menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Nagekeo, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang adu strategi dan logika, tetapi juga sarana mempererat hubungan emosional dan semangat soliditas antar anggota.
“Bapak Kapolres Nagekeo, AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang sudah menunjukkan semangat juang, sportivitas, dan dedikasi dalam mengikuti turnamen ini. Beliau menekankan bahwa catur bukan sekadar permainan, tapi simbol dari strategi, ketenangan, dan kecermatan dalam mengambil keputusan—nilai-nilai penting yang juga menjadi fondasi dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri,” ujar IPTU Leo Marpaung.
Lebih lanjut, IPTU Leo menyebut bahwa turnamen ini juga menjadi wadah untuk mencari potensi-potensi baru dalam olahraga catur, sekaligus memperkuat karakter Bhayangkara yang tidak hanya kuat di lapangan, tetapi juga tajam dalam berpikir.
Di akhir sesi pertandingan hari ini, dilakukan penarikan undian untuk babak selanjutnya yang akan mempertemukan para unggulan baru yang siap bertanding, termasuk AKP Serfolus Teguh dari Bagops, IPTU Haruna Ismail dari Satsamapta, dan IPTU Leonardo Marpaung sendiri.
Panitia mengingatkan seluruh peserta yang lolos untuk hadir tepat waktu dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan, termasuk ketentuan berpakaian bebas rapi dan bersepatu.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan semangat Bhayangkara sejati: berani, berpikir tajam, dan siap mengambil keputusan tepat di saat genting,” tutup IPTU Leo.
Turnamen akan berlanjut esok hari dengan laga-laga yang semakin menentukan arah menuju partai final. Semua mata kini tertuju pada siapa yang akan tampil sebagai jawara papan strategi di perayaan HUT Bhayangkara ke-79 tingkat Polres Nagekeo ini.

Tidak ada komentar:
Write comment