Dukung Pelestarian Budaya Lokal, Kapolres Nagekeo Kunjungi Sanggar Tenun "Sa Ate" di Kampung Adat Boawae
Boawae, Nagekeo – Dalam upaya mendukung ekonomi kreatif dan melestarikan budaya lokal, Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Nagekeo mengunjungi Sanggar Tenun "Sa Ate" di Kampung Adat Boawae, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo, Minggu (29/6/2025).
Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 11.00 WITA ini turut dihadiri oleh Kapolsek Boawae, Ipda Ferdi L. Mina Belo, S.H. Rombongan disambut hangat oleh Ketua Sanggar Tenun, Ibu Maria Goreti Tuda, dengan pengalungan selendang adat sebagai simbol penghormatan dan ikatan kekeluargaan.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Nagekeo bersama ibu meninjau langsung proses pembuatan kain tenun ikat khas Nagekeo serta berdialog dengan para pengrajin. Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Nagekeo juga berkesempatan mengenakan pakaian adat hasil karya para penenun sanggar "Sa Ate".
Melalui Kapolsek Boawae, Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat dalam melestarikan budaya dan warisan leluhur.
> “Kami sangat mengapresiasi masyarakat Kampung Adat Boawae yang tetap menjaga serta menghidupkan nilai-nilai budaya dan adat istiadat warisan leluhur. Kegiatan seperti ini menjadi salah satu bentuk nyata pelestarian identitas lokal di tengah arus modernisasi. Kepolisian hadir tidak hanya sebagai pelindung masyarakat, tapi juga sebagai mitra dalam merawat kekayaan budaya bangsa,” ujar Kapolres melalui Kapolsek Boawae.
Selain mengunjungi sanggar tenun, Kapolres dan rombongan juga bersilaturahmi dengan anggota DPRD Kabupaten Nagekeo, Bapak Marselinus F. Ajo Bupu. Dalam kesempatan itu, beliau turut memperkenalkan tradisi budaya Etu, yakni tinju adat tahunan yang dilaksanakan setiap bulan Juni sebagai bentuk syukur atas hasil panen dan doa perlindungan bagi kehidupan ke depan.
Kegiatan kunjungan ini diakhiri pada pukul 13.30 WITA, dan rombongan Kapolres kembali ke Kota Mbay. Diharapkan kunjungan ini memberikan semangat baru bagi para pelaku budaya lokal untuk terus berkarya dan menjadikan budaya sebagai jati diri dan kekuatan ekonomi masyarakat Nagekeo.

Tidak ada komentar:
Write comment